BALI's one of the best VVIP Luxury Vacation Rentals such as Transportations, Luxury Cars, Luxury Property, Luxury Villas, Luxury Hotel Resort, VIP escort, Friendly, Safe, Reliable, Top Class, Prompt, Polite, 38 years of travelling services. Boudoir Photographer, Film Producer, Event Organizer, Cargo Shipping Agent.
Call Sastra Bali Luxury
+62-81-2939-12345
yang mengaku bernama Bambang Mariadi di Medan. Dengan suara mengiba, beliau mengaku salah transfer ke rekening BCA saya sebesar 5 juta rupiah. Dia mohon untuk segera transfer balik ke rekening BCA miliknya dengan alasan uang itu sangat penting untuk pengobatan bapaknya yang sakit keras. Sebagai tanda terima kasih, uang 5 juta tersebut bisa dikurangi 200 ribu rupiah untuk saya.
Tidak lama kemudian beliau kirim SMS berisi nomor rekening BCA atas nama Bambang Mariadi. Tentu saja saya tidak mau langsung transfer karena harus dibuktikan dahulu. Maka segera saya cek rekening BCA via Internet Banking. Oo ! Ternyata di Mutasi Rekening ada uang masuk sebesar 5 Juta dari Bambang Mariadi. Terlihat juga di mutasi rekening tersebut uang saya bertambah 5 juta. Tentu saja saya kaget (dan senang) karena ada uang nyasar masuk ke rekening saya ...
Pengecekan via Internet banking & ATM
Sampai disini sepertinya tidak ada penipuan, bukan? Tetapi jika diteliti di Internet Banking rekening menu Informasi Rekening > Informasi Saldo, jumlah tabungan saya tidak berubah alias tidak ada tambahan 5 juta. Hal ini berbeda pada menu Informasi Rekening > Mutasi Rekening yang menunjukkan saldo saya bertambah 5 juta. Saya cek juga ATM BCA, hasilnya tidak ada penambahan saldo, sama seperti di menu informasi saldo Internet Banking.
Beberapa kali Bambang Mariadi kirim SMS bertanya apakah sudah ditransfer balik? Saya cuma balas ‘nanti saya cek dulu’. Pada satu saat beliau kirim SMS dari no HP yang berbeda. Saya mulai curiga, modus salah transfer ini adalah penipuan. Saya berniat lapor ke kantor BCA namun tidak bisa karena besoknya hari sabtu dimana bank libur.
π’ Pengecekan di Kantor BCA.
Akhirnya sampai juga di hari Senin yang saya tunggu-tunggu.
π₯ Di komputer Customer Service BCA memang terlihat ada uang masuk 5 juta ke rekening saya namun diblokir oleh Bambang Mariadi sendiri.
π₯ Pihak Bank BCA menyatakan hal tersebut hal wajar dan BUKAN PENIPUAN, karena Bambang Mariadi telah memenuhi ketentuan pemblokiran transfer.
π₯ Pihak BCA memohon saya untuk mengembalikan uang 5 juta tersebut dengan alasan kemanusiaan alias kasihan. Enak aja! kata saya dalam hati karena tidak ada penambahan uang 5 juta di ATM. Bisa-bisa saya malah amblas 5 juta!
π’π’ Dari pengalaman di atas, ada beberapa keganjilan dan kecurigaan :
π₯ Sistem pemblokiran BCA membuat angka total saldo di menu mutasi rekening dan informasi saldo tidak sama.
π₯ Sejak ada pemblokiran transfer, ada pesan ‘gangguan sistem dan dimohon tunggu beberapa saat’ di internet banking BCA.
π₯ Pihak BCA meminta saya transfer untuk mengembalikan 5 juta rupiah, tanpa ada penambahan 5 juta rupiah terlebih dahulu
π₯ Pihak salah transfer menjalankan aksinya pada hari jumat, supaya tidak bisa cek ke bank esok harinya karena libur.
π₯ Pihak salah transfer mempunyai alasan yang menyentuh hati seperti mengobati orang tua.
π₯ Pihak salah transfer tidak konsisten menelepon dari satu kartu / No HP.
Bisa saja saya berpikir positif / husnudzon, bahwa memang orang tersebut salah kirim.
Namun kemungkinannya sangat kecil karena nama tujuan (Hendi dan Roni) sangat berbeda. Dan untuk bisa transfer selalu ada konfirmasi berlapis untuk proteksi.
π’π’π’ Kesimpulan:
π₯ Pelaku memang transfer 5 juta rupiah ke rekening BCA saya, namun segera diblokir saat itu juga sebelum kantor BCA tutup. Saya menduga beliau telah menyiapkan persyaratan pemblokiran agar uang bisa kembali utuh.
π₯ Dengan bermodal pulsa telepon & sms, jika berhasil beliau bisa menerima transfer 5 juta dari saya. Dan jika saya transfer akan sulit memblokirnya karena waktu sudah lewat jam kerja dan bank sudah tutup.
π₯ Modus ini tergolong baru, Semoga bisa menjadi pelajaran…..yg Berguna. Hati hati dan waspada. Banyak orang yang tidak takut neraka
If you’ve never tried using natural health and beauty products, now it’s your time to try JOOTI Healing Oil!π
JOOTI Healing Oil is an oil from the essence of 108 types of the best-selected spice ingredients such as Roots, Stems, Leaves, Flowers, Fruits, and Spices that have been proven to be able to maintain and help the natural healing process.
But why you should try using JOOTI Healing Oil?
π JOOTI Healing Oil benefit from outside to the inside. The skin is our largest organ and is a gateway directly to the bloodstream. Chemicals rubbed into the skin enter our bloodstream quickly – sometimes faster even than if we were to eat them. The average woman applies up to 200 chemicals to her skin every day through cosmetics, lotions and hair-care products. By using JOOTI Healing Oil, one can eliminate many of these harmful chemicals and replace them with natural ingredients that not only protect the skin but can even be beneficial to your health.
π JOOTI Healing Oil are environmentally-friendly. When ingredients for natural products are farmed and manufactured organically, fewer chemicals are put into the air and water, making it a better choice for the environment and for yourself.
π JOOTI Healing Oil help avoid irritation and do not have side effect. Harsh chemicals, artificial colourants and fillers in skincare products and makeup can cause redness, irritation and breakouts on your skin. JOOTI Healing Oil work with your skin instead of against it and you are unlikely to have any irritations.
π All those chemical smells can cause headaches in many people. JOOTI Healing Oil smell like their natural ingredients, not like a chemical cocktail. JOOTI Healing Oil scented with essential oils can even provide soothing aromatherapy which can relax you.
π JOOTI Healing Oil contain antioxidants that aid in building up one’s immune system against harmful antibodies. Also help to effectively combat stress and pollution effectively. Helping you to feel better.
No need to wait to used JOOTI Healing Oil. Try Now and Feel The Benefitsπ₯°
----------------------------------------
For further information and inquiries, feel free to contact us :
π² I Gede Putu Sastrawan
https://wa.me/6281293912345
Then, You may gasps the #RiverRafting #Adventure with #UltravioletTours
Jack Ma pernah berkata, "Ketika Menjual Produk ke teman dekat dan keluarga, tidak peduli seberapa murah harga yang Anda jual kepada mereka, mereka akan selalu merasa Anda mengambil keuntungan dari mereka, mereka masih tidak akan menghargai itu."
Mereka tidak peduli dengan Biaya, Waktu, Usaha yang Anda keluarkan, mereka lebih suka membiarkan orang lain menipu mereka, membiarkan orang lain mendapat keuntungan dr mereka, daripada mendukung seseorang yang mereka kena
Karena dalam hati mereka, mereka akan selalu berpikir, 'Berapa keuntungan yang diperoleh dari saya
Alih-alih "Berapa banyak yang ia simpan / buat untuk saya?" Ini adalah contoh klasik dari mentalitas orang miski
Bagaimana orang kaya menjadi kaya? Salah satu alasan utama adalah karena mereka bersedia MENDUKUNG bisnis rekan mereka, mengurus kepentingan satu sama lain sehingga secara alami mereka mendapatkan lebih banyak
Teman-teman Anda pada gilirannya akan mendukung Anda, sehingga lingkaran kekayaan terus tumbuh dan berkembang
Logika Sederhana, Anda akan mulai menjadi kaya begitu Anda memahaminya
Jack Ma tentang Penjualan: 'Saat melakukan Penjualan, orang-orang pertama yang akan memercayai Anda adalah #Orang_Asin
Teman dekat Anda akan memblokir Anda, teman-teman hang out Anda akan menjauh dari Anda. Keluarga akan memandang rendah Anda
' Pada hari Anda akhirnya berhasil, merayakan keberhasilan setiap makan malam kumpul-kumpul, hiburan, Anda akan menyadari: *Semua orang hadir kecuali #Orang_Asing
[21/7 11.00] Contact +628122601755: #Setelah ku baca sampai rampung, saya harus menyimpan di beranda saya.
ADA APA DG CHINA?
MASA DEPAN INDONESIA DENGAN KONTRAK KARYA
ARAB SAUDI
Datang ke Indonesia disambut sangat terhormat sebagai Tamu Negara yang akhirnya hanya Menginap di Bali tanpa jadi Kerjasama Besar dengan NKRI .
CHINA
Datang ke NKRI sebagai Negara yang bekerjasama dalam investasi membangun Infrastruktur NKRI dan bersedia KONTRAK KARYA
EUROPA
Kerjasama yang selama ini berjalan hanya sebagai pembeli Hasil Bumi Indonesia tidak bersedia kerjasama dalam bentuk KONTRAK KARYA Hingga akhirnya Uni Eropa menganggap NKRI di Pimpin Joko Widodo di takuti .
Sebenarnya..., kenapa ada sebagian rakyat yang demo....?
Sebagian rakyat itu demo..., karena mereka tidak percaya sama pemerintah.
Kenapa mereka tidak percaya....?
Karena mereka tidak tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah.
Mungkin banyak di antara kita yang tidak tahu..., apa yang diam-diam dikerjakan oleh Pak Jokowi....?
Saat ini Arab Saudi lagi sadar..., bahwa minyak bumi mau habis..., sehingga Putra Mahkota nya diperintah untuk diplomasi kemana-mana..., dan membangun investasi di negara lain.
Pemerintah kita juga sadar..., bahwa masa depan dunia ini bukan lagi minyak bumi..., tapi nikel.
China sudah memiliki teknologi...., dan secara masive memproduksi Mobil Listrik.
Uni Eropa tak mau kalah..., mereka telah lebih dulu memproduksi Mobil Listrik dan memperkenalkan ke ujung dunia.
Namun mendadak Uni Eropa marah..., karena Jokowi melalui PERMEN No 11 tahun 2019 melakukan penghentian ekspor bahan mentah bijih nikel ke Eropa.
Uni Eropa menggugat Jokowi ke WTO..., karena larangan ekspor ini.
Dan jokowi menjawab...:
“Indonesia tidak lagi ekspor bijih nikel..., Indonesia akan membangun sendiri pabrik baterai untuk bahan bakar mobil listrik....”.
Apakah kita tahu cerita ini....?
Tentunya tidak semua dari kita tahu cerita ini.
Apakah Jokowi cuma membual....?
Tentu tidak..., Jokowi tidak ada 'potongan' sebagai pembual.
PT Vale Indonesia...; adalah perusahaan pertama yang melaksanakan Kontrak Karya penambangan bijih nikel pada tahun 2014..., dan perusahaan tambang ini 58% sahamnya adalah milik perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah.
Artinya apa....?
Perusahaan Nikel terbesar ini...., dikelola oleh bangsa sendiri.
Dan masih banyak lagi perusahaan nikel lain..., yang berkonsep Kontrak Karya tersebar di Sulawesi.
Pembangunan perusahaan nikel ini..., amat masif di periode pertama pemerintahan Jokowi.
Apakah kita tahu itu....?
Dahulu...., Indonesia selalu mengekspor bijih nikel mentah ke Uni Eropa.
Uni Eropa sangat senang...., karena bisa membeli bahan baku baterai dengan sangat murah dari Indonesia.
Apa gunanya Eropa mampu memproduksi mobil listrik...., jika tidak punya bahan baterainya....?
Nah...., sekarang bayangkan juga konglomerat yang sudah makan enak hasil ekspor nikel ke Eropa....?
Mereka pasti gigit jari..., karena sudah dilarang sama Jokowi.
Apakah mereka diam....?
Pastinya tidak...., dan sudah pasti melawan dengan berbagai cara.
Kini...., Jokowi menghentikan tabiat buruk itu.
Jokowi membangun perusahaan nikel dari hulu ke hilir..., sehingga kita tidak akan menjual nikel dalam bentuk bahan mentah yang murah..., tapi dalam bentuk baterai yang mahal.
Di satu sisi..., kita mendapat keuntungan yang berlimpah.
Di sisi lain...., Eropa akan sangat bergantung pada kita.
Apa ini jalan mulus....?
Kita orang awam melihatnya mulus dan lancar..., tapi apa kita paham perlawanan besar dunia sedang menghantam Jokowi saat ini....?
Even presiden yang mereka bilang plonga plongo itu..., di balik layar sedang perang melawan Uni Eropa.
Apa kita tidak menyadari hal itu....?
Seberapa kuat Jokowi mampu memenangkan perang ini....?
Wong di dalam negeri saja..., banyak di antara kita yang kerjaannya cuma dema-demo.
Jokowi kemudian membangun perusahaan Baterai Electric Vehicle (EV)..., yang sekalipun banyak diprakarsai perusahaan China..., namun tetap prinsipnya adalah Kontrak Karya.
Kenapa China....?
China adalah negara dunia ketiga...., yang hari ini juga gencar memproduksi Mobil Listrik selain Uni Eropa..., bahkan melewati prestasi Amerika.
Uni Eropa hanya ingin membeli bahan baku nikel dari kita..., dan enggan melakukan kerjasama.
China sadar....; bahwa mereka memiliki teknologi dan SDM Ahli..., tetapi tidak memiliki bahan baku baterai.
Sementara Indonesia...., memiliki bahan baku tapi tidak dengan teknologi.
Mutualisme ini..., melahirkan investasi yang saling menguntungkan.
Inilah asal muasal mereka pada heboh TKA China.
Mereka menolak...., karena belum tahu latar belakang ceritanya bukan....?
Jika bukan China..., masa depan cerah Indonesia akan terlewatkan.
Arab Saudi sudah diundang..., tetapi tidak mau menanamkan modalnya...., karena jelas Arab Saudi tidak punya teknologi itu.
China tidak merampas kesempatan pekerja...., karena dalam perjanjiannya China hanya akan mendatangkan tenaga terkait mesin dan alat produksi yang berkaitan dengan teknologi mereka.
Begitu juga soal TKA China...., yang di Sulawesi.
Mereka bertugas mengaplikasikan instalasi alat-alat dari perusahaan China ke Indonesia...., untuk mendirikan pabrik nikel sampai pada produksi baterainya.
Apa wajah masa depan Indonesia....?
Minyak bumi akan habis..., Arab Saudi sudah kebingungan untuk menanamkan modalnya kemana-mana.
Eropa terutama Jerman...., dan juga Jepang..., sedang banting setir dari otomotif emisi menuju otomotif listrik...., tapi mereka tidak punya baterainya.
Hanya Indonesia yang punya bahan baku...., lahan...., SDM...., dan pasar.
Nah..., bagaimana cara untuk memperlancar itu semua....?
Indonesia harus siap infrastruktur...., karena bentuk geografis kita adalah pulau dengan jangkauan yang sangat luas.
Lalu regulasi....; Omnibus Law ini adalah senjata jitu...., untuk memuluskan transisi berpindahnya banyak sekali perusahaan asing ke negeri ini.
Lantas...., apa kita tidak takut nanti negara kita dijajah bangsa asing....?
Jangan samakan era sekarang...., dengan jaman Pak Harto.
Sekarang kita sudah memiliki UU Kontrak Karya...., apapun bentuk usaha asing yang masuk ke negeri kita...., minimal 51% sahamnya harus milik perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah.
Kalau sudah menguasai 51% saham...., maka kita adalah pengelola aktif....; saham yang lain itu hanya menyokong dana dan saran.
Apa Jokowi bisa menjamin pelaksanaan UU tersebut....?
Buktinya sudah nyata...., yaitu Freeport.
Dahulu kita cuma menikmati 9% keuntungan...., sekarang kita sudah memiliki 51% keuntungan Freeport.
Apa mereka tahu perjuangan Jokowi untuk merebut 51% itu....?
Ya sudah pasti tidak tahu...., wong kerjaan mereka cuma mainan hoaks dan demo kemana-mana kok.
Pada 2030....; ditargetkan seluruh armada Trans Jakarta adalah Bus Listrik.
Dan setelah pabrik baterai...., plan berikutnya adalah pabrik Mobil Listrik.
Apakah ini hanya rencana....?
Indonesia sudah memulai pembangunan pabriknya...., kalau tidak percaya silahkan googling Mobil Listrik Indonesia.
Kalau masih belum percaya lagi....?
Lihat Perpres Nomor 55 Tahun 2019...., tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Belum percaya lagi....?
Lihat produk-produk kebijakan apalagi...., yang sudah dilandaskan pada Perpres tersebut.
Apa tidak mungkin kita akan menjuarai otomotif dunia...., karena bahan bakunya kita yang punya...?
Apa tidak mungkin kita akan semakmur Arab Saudi di masa mendatang....?
Jokowi tinggal 3 tahun menjabat..., itupun masih mereka recoki dengan isu-isu hoaks.
Nikel..., baterai EV...., dan mobil listrik adalah masa depan Indonesia.
Dituliskan Kembali Oleh :
Mas Ali Ismail Irfan
"Share sebanyak banyaknya
Biar semakin banyak orang yang tau dan ngerti *“Hebatnya Presiden Kita”*
[21/7 14.34] zulfahamdi9: Hidup Jokowi ... Allohu Akbar